Art.id

@art.id

16 Oktober 2020 to 16 Oktober 2020

Masih Mungkin ada Masa Depan Seni?

Jakarta, Indonesia

16:00:00 to 17:00:00

Masih Mungkin ada Masa Depan Seni?


Selasar Sunaryo Art Space bekerja sama dengan Fakultas Filsafat Universitas Katolik Parahyangan mempersembahkan:

Seri Diskusi
Afternoon Tea #46:
*Masih ~mungkin~ ada masa depan seni?*

Pembicara:
Bandu Darmawan
Moderator:
Mardohar B.B. Simanjuntak

Jumat, 16 Oktober 2020
15.00 - 17.00 WIB
via Zoom
Selasar Sunaryo Art Space
Tautan registrasi:
bit.ly/AT46SSAS

Markus Du Sautoy mencoba menyelami ketakutan-ketakutan manusia akan sisi gelap dominasi kecerdasan buatan (AI –artificial intelligence). Bagi Du Sautoy ketakutan manusia akan kepunahan di tangan AI benar dan sekaligus tidak. Benar karena memang pada akhirnya kreativitas manusia adalah perkara memesin. Tidak perlu kuatir, kata Du Sautoy, semua praduga kita bahwa AI akan mampu belajar menjadi lebih kreatif dari manusia adalah keniscayaan –kepastian yang tinggal kita tunggu dan sambut kedatangannya. Namun, algoritma manusia –uniknya menurut Du Sautoy – bukanlah sebuah algoritma yang supercerdas, tetapi sebuah algoritma yang sangat sangat fleksibel.

Pada Afternoon Tea kali ini kami mengundang Bandu Darmawan —seorang seniman/praktisi intermedia, untuk menceritakan sedikit banyak terkait peran kecerdasan pada karya-karya yang dibuatnya. Secara bersamaan, diskusi ini mencoba mencari jawaban jauh ke belakang tentang kebersenian manusia yang sudah selalu ada dari semesta. Peran seniman sebagai pengingat akhirnya menjadi sentral di titik ini karena manusia dengan segala kode genetiknya sebenarnya adalah bagian —tidak terpisahkan dari alam semesta yang sudah selalu menjadi 'muse'. Setiap gerak alam semesta adalah pada dasarnya adalah sebuah gerak artistik inspiratif yang tidak berbatas.

--------------------------------
Selasar Sunaryo Art Space
Jl. Bukit Pakar Timur 100
Bandung 40198
T : +62 813 2000 9997
E : program@selasarsunaryo.com
W: www.selasarsunaryo.com

Jakarta, Indonesia

There is no comment